BeritainovasiInternet of Things (IoT)Smart EnvironmentTeknologi

Telkom dan Telkom University Hadirkan IAQMS untuk Meningkatkan Kualitas Udara di Lingkungan Kerja

Polusi udara masih menjadi salah satu tantangan lingkungan yang berdampak langsung terhadap kesehatan dan produktivitas masyarakat, terutama di kawasan perkotaan seperti Jakarta. Sebagai bentuk kepedulian terhadap isu tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bekerja sama dengan Telkom University meluncurkan sistem pemantauan kualitas udara dalam ruangan atau Indoor Air Quality Monitoring System (IAQMS).

Implementasi IAQMS dilakukan di Telkom Landmark Tower, Jakarta. Sistem ini memanfaatkan teknologi sensor pintar untuk memantau kondisi udara secara real-time dengan mengukur berbagai parameter penting, seperti konsentrasi PM2.5, kadar karbon dioksida (COâ‚‚), suhu, dan kelembapan udara. Data yang diperoleh kemudian ditampilkan melalui dashboard berbasis web yang memungkinkan pengguna memantau kondisi lingkungan kerja secara lebih mudah dan akurat. Selain itu, sistem juga memberikan rekomendasi terkait pengelolaan ventilasi, sirkulasi udara, serta efisiensi penggunaan energi.

Peluncuran IAQMS menjadi langkah konkret dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan nyaman bagi karyawan. Inisiatif ini hadir sebagai respons terhadap kondisi kualitas udara yang kerap menjadi perhatian, khususnya di wilayah Jabodetabek yang beberapa kali mengalami peningkatan tingkat polusi udara.

Selain mendukung kesehatan pekerja, penerapan IAQMS juga berpotensi meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, program ini menunjukkan manfaat ekonomi yang signifikan melalui penghematan energi dan pengurangan risiko kesehatan akibat kualitas udara yang buruk. Telkom pun berencana melakukan pengujian sistem selama beberapa bulan sebelum memperluas implementasinya ke berbagai fasilitas perusahaan lainnya.

Kolaborasi antara Telkom dan Telkom University ini sekaligus mencerminkan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Melalui inovasi tersebut, kedua institusi berupaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, produktif, dan ramah lingkungan, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Secret Link