Program Terbaru Tel-U Hadir untuk Atasi Kekurangan Talenta Keamanan Siber

BANDUNG – Telkom University (Tel-U) bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran (UNPAD) meluncurkan Program Double Degree Master of Cyber Forensics Law sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten menghadapi berbagai tantangan di era digital. Program ini dirancang untuk menjawab meningkatnya kebutuhan akan tenaga ahli yang mampu memahami aspek hukum sekaligus memiliki kemampuan teknis dalam bidang keamanan siber dan forensik digital.
Inisiatif tersebut diperkenalkan dalam kegiatan AIlex Classroom bertajuk “Keamanan Siber di Era Kecerdasan Buatan: Perspektif Hukum, Regulasi, dan Kedaulatan Digital” yang berlangsung di Fakultas Hukum UNPAD pada Selasa (2/6). Forum ini menjadi wadah diskusi mengenai pentingnya penguatan regulasi, perlindungan data, serta kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan.
Program hasil kolaborasi antara Fakultas Informatika Telkom University dan Fakultas Hukum UNPAD ini menawarkan pendekatan pendidikan multidisiplin yang mengintegrasikan ilmu hukum, keamanan siber, dan forensik digital. Melalui kurikulum yang dirancang secara komprehensif, mahasiswa akan dibekali pemahaman mendalam terkait investigasi digital, tata kelola keamanan informasi, regulasi teknologi, hingga penegakan hukum di ruang siber.
Kehadiran program ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami dinamika perkembangan teknologi, tetapi juga mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan hukum yang muncul akibat transformasi digital. Selain itu, program tersebut menjadi bentuk kontribusi kedua perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan ekosistem digital yang aman, berkelanjutan, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.
Dengan semakin meningkatnya ancaman siber serta kompleksitas penggunaan teknologi digital di berbagai sektor, kebutuhan akan profesional yang memiliki keahlian lintas disiplin menjadi semakin penting. Oleh karena itu, Program Double Degree Master of Cyber Forensics Law hadir sebagai salah satu inovasi pendidikan yang relevan untuk mendukung kebutuhan industri, pemerintah, maupun lembaga penegak hukum di masa depan.


