Uncategorized @id

Rektor Telkom University Ungkap Puncak Disrupsi Teknologi, Begini Gambarannya 

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria menjadi salah satu narasumber di kuliah umum “Ai dan Dunia Akademik: Adaptasi, Kolaborasi dan Peluang Masa Depan” yang diselenggarakan oleh Telkom University Purwokerto, Kamis (22/5/2025).(Telkom University Purwokerto)

SERAYUNEWS – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI (Wamen Komdigi) Nezar Patria menjadi salah satu narasumber di kuliah umum “AI dan Dunia Akademik: Adaptasi, Kolaborasi dan Peluang Masa Depan” yang diselenggarakan oleh Telkom University Purwokerto.

Dalam kesempatan tersebut Wamen mengungkapkan bahwa dengan perkembangan era digital seperti AI yang begitu pesat, perguruan tinggi harus mampu mengambil peran sentral dalam menyiapkan SDM unggul. Sementara Rektor Telkom University mengungkapkan tentang puncak disrupsi teknologi.

“Jarak bukan lagi hambatan di era digital. Berdasarkan data APJI tahun 2024, 80% populasi Indonesia telah menikmati akses internet dan coverage konektivitas telah dinikmati 97% wilayah Indonesia, terutama di wilayah pemukiman masyarakat. Dengan konektivitas yang kuat, pemanfaatan teknologi seperti blockchain, IoT, dan AI akan terus meningkat. Perguruan tinggi harus mengambil peran sentral dalam menyiapkan SDM unggul di bidang ini,” ujar Wamen, Kamis (22/5/2025).

Selain Wamen kuliah umum tersebut juga dihadiri oleh Rektor Telkom University, Prof Dr Suyanto yang mengungkapkan bahwa dunia akan menghadapi puncak disrupsi teknologi pada tahun 2030 mendatang. Pada era tersebut tiga kekuatan besar bakal bersatu yakni AI generasi ke-4, jaringan 6G, dan komputasi kuantum.