Pendidikan

Menkomdigi Soroti Pentingnya Literasi Digital di Wisuda Telkom University

BANDUNG – Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, menekankan pentingnya literasi digital dan etika dalam pemanfaatan teknologi saat menghadiri Sidang Terbuka Senat Wisuda Telkom University Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, Meutya mengingatkan bahwa kemajuan teknologi, termasuk perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), harus diimbangi dengan tanggung jawab moral dan kemampuan berpikir kritis. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mengarahkan pemanfaatan teknologi agar memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa para wisudawan tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga perlu berkontribusi sebagai agen perubahan yang mampu menciptakan nilai tambah melalui inovasi digital serta memperkuat daya saing bangsa di era transformasi digital.

Selain itu, Meutya menyoroti meningkatnya tantangan misinformasi yang kini menjadi persoalan global. Karena itu, generasi muda didorong untuk aktif mengambil peran sebagai penggerak literasi digital dan penjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus informasi yang beredar di ruang digital.

Pada momentum wisuda tersebut, Telkom University juga menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekosistem digital yang aman dan berkelanjutan melalui berbagai inisiatif teknologi yang berorientasi pada manusia. Komitmen ini sejalan dengan upaya mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab dan beretika.

Direktur Utama PT Telkom Indonesia, Dian Siswarini, turut menyampaikan apresiasi kepada para lulusan. Ia menilai lulusan perguruan tinggi saat ini tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga integritas, kepemimpinan, serta kemampuan menghadirkan solusi bagi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.

Sementara itu, Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto, mengajak para wisudawan untuk menggabungkan profesionalitas dengan empati dalam menjalani karier dan kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, keseimbangan antara kompetensi dan kepedulian sosial menjadi kunci untuk menghasilkan dampak positif yang lebih luas bagi bangsa dan dunia.

Pada periode wisuda ini, Telkom University meluluskan lebih dari 1.500 mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan. Momen tersebut menjadi bagian dari upaya kampus dalam mencetak talenta digital yang adaptif, inovatif, serta siap menghadapi tantangan global menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Secret Link