Telkom University dan Kaspersky Perkuat Kolaborasi untuk Cetak Talenta Keamanan Siber
Telkom University resmi menjalin kerja sama dengan perusahaan keamanan siber global, Kaspersky, untuk memperkuat pengembangan pendidikan dan kompetensi di bidang keamanan siber. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di kampus Telkom University, Bandung, sebagai langkah strategis dalam menyiapkan talenta digital yang siap menghadapi tantangan dunia siber di masa depan.
Kerja sama tersebut menjadi wujud komitmen kedua pihak dalam mendorong pengembangan pendidikan dasar dan vokasi di bidang keamanan siber. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa dan dosen Telkom University akan mendapatkan akses lebih luas terhadap berbagai program pengembangan kompetensi yang diselenggarakan oleh Kaspersky dan mitra globalnya.
Berbagai peluang pembelajaran akan dibuka bagi sivitas akademika, mulai dari seminar, konferensi internasional, kompetisi, pelatihan teknis, hingga program sekolah musim panas dan musim dingin yang berfokus pada penguatan kemampuan keamanan siber. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar sekaligus memperluas wawasan mahasiswa terhadap perkembangan industri keamanan digital global.
Selain memberikan kesempatan belajar, Kaspersky juga akan berkolaborasi dalam pengembangan kurikulum, materi pembelajaran, serta peningkatan kapasitas dosen. Program sertifikasi, pelatihan keamanan siber, dan riset bersama juga menjadi bagian dari agenda kerja sama yang akan dijalankan ke depan.
Wakil Rektor Bidang Akademik Telkom University, Parman Sukarno, menyampaikan bahwa kemitraan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pendidikan dan penelitian keamanan siber di lingkungan kampus. Menurutnya, kolaborasi dengan industri global seperti Kaspersky akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas akademik sekaligus mendukung ketahanan digital Indonesia.
Di sisi lain, Kaspersky menilai kerja sama dengan Telkom University sebagai kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada generasi muda yang nantinya akan menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan ruang digital Indonesia. Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan industri, pengembangan talenta keamanan siber diharapkan dapat berlangsung lebih efektif dan berkelanjutan.
Dalam waktu dekat, kedua pihak juga berencana menyelenggarakan berbagai program lanjutan, seperti workshop keamanan siber, pelatihan bagi dosen, akses ke kursus keamanan siber tingkat dasar dan menengah, hingga penyelenggaraan hackathon nasional. Program-program tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem keamanan siber sekaligus mempersiapkan lulusan yang lebih siap menghadapi kebutuhan industri digital yang terus berkembang.



